Kecelakaan di Jombang, Pelajar Mts Tewas Jadi Korban

Diseret Truk Gandeng, Pelajar Ini Tewas Seketika
Senin, 05 November 2012 15:27:38 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang - Nabilatun (15), seorang pelajar Madrasah Tsnanawiyah asal Desa Jombang tewas mengenaskan setekah tubuhnya terseret truk gandeng di Jalan Raya depan Balai Desa setempat, Senin (5/11/2012) pagi. Saat itu, korban sedang berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda angin.

Kecelakaan maut itu berawal ketika Nabila mengendarai sepeda angin dari arah Utara. Bersamaan itu, di belakang korban muncul sebuah truk gandeng bernopol W 8045 UK dengan kecepatan sedang. Truk itu dikemudikan Iswanto (50), asal Kelurahan Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Sejurus kemudian, Iswanto kemudian menambah kecepatan truknya karena bermaksud mendahului pelajar tersebut. Namun tanpa diduga, bagian gandengan truk tersebut menghantam sepeda pancal yang dikendarai korban. Korban langsung terseret hingga beberapa meter.

Tidak cukup sampai disitu. Roda bagian belakang truk yang dikemudiakn Iswanto juga melindas tubuh korban. Darah segar langsung muncrat, pelajar MTs ini tewas di lokasi. "Korban meninggal saat itu juga," kata Agung, saksi mata.

Warga yang melihat kecelakaan itu segera lapor polisi. Tak lama berselang, beberapa petugas datang ke lokasi kecelakaan. Mereka mengamankan sopir truk beserta kendaraannya. Sedangkan jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah.

"Korban seorang pelajar bernama Nabilatun. Kecelakaan itu diduga akibat sopir truk yang sembrono saat mendahului korban. Namun untuk memastikan penyebab tersebut kami masih melakukan penyelidikan," ungkap Ipda Darul Asifin, Kanitlaka Satlantas Polres Jombang. [suf/kun]



Pagar Nusa Jombang Kecam Aksi Pemboman Vihara

Musibah Tragis di Perak Jombang

Kebakaran di Wilayah Jombang
Tragis! Pasutri Hangus Terbakar

Ilustrasi.

 
Minggu, 04 November 2012 14:28:26 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang (beritajatim.com) - Pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lanjut usia, Saman (80), dan Cik Imah (75), warga Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang tewas mengenaskan karena luka bakar. Hal itu setelah rumah pasutri tersebut dilalap si jago merah.

Saman dan Cik Imah menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Jombang pada Minggu (4/11/2012) karena luka bakar yang mencapai 80 persen. Sedangkan kejadian kebakaran itu terjadi pada Sabtu malam (3/11/2012) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kejadian itu bermula ketika seluruh kawasan desa terjadi pemadaman arus listrik sejak Sabtu pukul 14.00 dan baru menyala pada malam harinya. Saat listrik baru saja menyala, warga langsung melihat kepulan asap dari rumah kakek-nenek itu. Tak lama, kobaran api mulai membesar. Melihat hal tersebut, beberapa warga segera bertindak melakukan upaya pemadaman.

Bahkan, beberapa warga lainnya berusaha masuk ke dalam rumah untuk menolong pasangan tua renta itu. Maklum saja, pasangan tua renta tersebut tak mampu berjalan cepat untuk menyelamatkan diri dari kepungan api. Dan ternyata benar, saat ditemukan, kakek-nenek tersebut sudah dalam kondisi yang mengenaskan. Keduanya tergeletak dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh dan wajahnya.

Warga segera mengevakuasi keduanya keluar dari dalam rumah. Selanjutnya, pasutri tersebut segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Polisi yang sudah mendapat laporan segera datang langsung meminta keterangan beberapa saksi maupun olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

"Kedua korban meninggal di RSUD Jombang. Dugaan sementara, timbulnya kebakaran akibat lilin yang dinyalakan saat terjadinya listrik padam dan lupa dimatikan ketika listrik kembali menyala. Kini, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan,” jelas AKP Sugeng Widodo, Kasubbag Humas Polres Jombang, ketika dikonfirmasi, Minggu (4/11/2012). [suf/kun]


Pria Tewas Kecelakaan di Mojosongo Jombang

Kepala Pairin Pecah Dilindas Truk Gandeng
 
Sabtu, 03 November 2012 19:42:20 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang (beritajatim.com) - Pairin (53), warga Mojoroto, Kota Kediri tewas dengan kepala pecah setelah tubuhnya dilindas truk gandeng di Jalan Raya Hasyim Asy'ari atau perempatan Mojosongo, Jombang, Sabtu (3/11/2012) petang. Sebelumnya, motor yang dikendarai korban terpeleset karena jalan licin sehabis disiram hujan.

Kecelakaan itu bermula ketika Pairin mengendarai motornya dari arah Utara. Ia melaju menuju arah Pare, Kediri. Awalnya, perjalanan warga Mojoroto ini aman-aman saja meski jalanan basah karena siraman air hujan. Bahkan, berkali-kali Pairin mendahuli kendaraan yang ada di depannya. Namun naas, saat mendekati perempatan Mojosongo, tiba-tiba roda motor korban selip. Karena tak bisa mengusai keadaan, ia terlempar ke arah kanan.

Sungguh ironis, pada saat bersamaan, di samping korban, melaju sebuah truk gandeng yang dikemudikan oleh Yofi Gunawan, warga Balung, Jember. Tak ayal, dalam hitungan detik roda belakang truk tersebut melindas kepala Pairin. Darah segar muncrat, Pairin tewas di lokasi kejadian. "Korban langsung meninggal. Kepalanya hancur," kata Budi, saksi mata.

Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha memberikan pertolongan. Sedangkan warga lainnya melaporkan kecelakaan itu ke polisi. Petugas yang datanag kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD Jombang. Peristiwa tersebut juga meyebabkan kemacetan di jalur Jombang - Pare. "Kita sudah mengamankan truk beserta sopirnya. Penyebab kecelakaan masih kita selidiki," kata Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang, Ipda Darul Asifin. [suf/kun]


Musibah Hujan Pertama di Plumbon Gambang Gudo Jombang

Bruak!! Satu Rumah Ambruk, Dua Tiang Listrik Roboh
 
Sabtu, 03 November 2012 17:40:08 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang (beritajatim.com) - Hujan disertai angin kencang juga memporak-porandakan Desa Plumbon Gambang Kecamatan Gudo, Jombang. Akibat hujan angin itu, satu rumah ambruk dan dua tiang listrik roboh. Bukan hanya itu, genting rumah warga juga beterbangan disapu angin.

Nur Wahid (42), warga setempat mengatakan, akibat hujan angin yang menerpa desanya, terdapat satu rumah yang ambruk. Selain itu, dua tiang listrik yang ada di belakang SDN Plumbon Gambang II juga roboh. Pun demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Rumah yang roboh milik Pak Supandi. Meski begitu tidak ada korban jiwa," kata Nur Wahid menjelaskan, Sabtu (3/11/2012).

Nur Wahid menjelaskan, angin kencang itu datang dari arah timur. Saat itu hujan deras mulai mengguyur Desa Plumbon Gambang. Sejurus kemudian angin kencang berhembus. Nah, saat itulah ia mendengar suara benda jatuh yang cukup keras. "Ternyata ada rumah dan tiang listrik yang roboh," katanya. [suf/kun]


Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Jombang

Minggu, 4 November 2012 01:13 wib wib
Foto: Okezone
Foto: Okezone
JOMBANG - Angin puting beliung mengamuk dan menumbangkan pepohonan di empat kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (3/11/2012) malam.

Akibatnya, pohon tersebut menutup badan jalan dan membuat arus lalu lintas antar provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur macet total. Tak hanya itu, pohon tumbang juga menimpa rumah warga. Teras rumah milik Suparlan, warga Desa Sengon ini roboh dan hancur total.

Menurtu Sarpani, salah seorang warga, tiba-tiba saja angin puting beliung datang dan pergi sangat cepat disertai hujan deras yang berlangsung hanya sekira 10 menit.

Selain di Desa Sengon, Kecamatan Kota Jombang, angin puting beliung juga mengamuk dan menumbangkan pepohonan di tiga kecamatan lainnya seperti Kecamatan Perak, Kecamatan Bandarkedung Mulyo dan Kecamatan Gudo.

Bahkan, di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, sebuah rumah warga roboh, sedangkan di Desa Gondang Manis dan Desa Pucang Simo, pohon tumbang menimpa serta merusak belasan rumah warga.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang masih diterjunkan ke lokasi untuk mendata dan melihat langsung lokasi-lokasi yang rusak akibat terjangan angin putig beliung tersebut.
(Sindo TV / Mukhtar Bagus / sus)
 
 

Angin Puting Beliung Ngamuk di Gudo Jombang

Puting Beliung "Acak-Acak" Jombang, Ratusan Pohon Tumbang

Sabtu, 3 November 2012 18:06 wib wib
Rumah warga di Jombang rusak dihantam pohon (Dok: Mukhtar B/Sindo TV)
Rumah warga di Jombang rusak dihantam pohon (Dok: Mukhtar B/Sindo TV)
JOMBANG - Angin puting beliung menerjang Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sore tadi. Tiuapan angin yang sangat kuat memorak-morandakan belasan rumah dan menumbangkan ratusan pohon di empat kecamatan.

Pohon tumbang menutup ruas jalan penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya di Desa Sengon, Kecamatan Kota Jombang, hingga menyebabkan kemacetan total. Selain menutup jalan, pohon-pohon tersebut juga menimpa beberapa rumah.

Menurut Sarpani, warga Sengon, angin puting beliung datang tiba-tiba disertai hujan deras. "Waktunya tidak lama, cuma 10 menit,” ujar Sarpani, Sabtu (3/11/2012).

Tiga kecamatan lain yang juga “diacak-acak” puting beliung adalah Perak, Bandar Kedungmulyo, dan Gudo.

Di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, sebuah rumah warga roboh. Sedangkan di Desa Gondang Manis dan Pucang Simo pohon tumbang merusak belasan rumah warga.

Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang masih berada di beberapa titik untuk melihat langsung dan mendata kerusakan.
(Sindo TV / Mukhtar Bagus / ton)